DNS Error: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Pelajari penyebab DNS error dan cara mengatasinya pada Windows, WiFi, router, dan MikroTik melalui pemeriksaan DNS, flush cache, serta pengujian koneksi internet.
DNS Error: Penyebab dan Cara Mengatasinya
DNS error
cara mengatasi DNS error, DNS server tidak merespons, DNS_PROBE_FINISHED_NXDOMAIN, DNS error Windows, DNS MikroTik bermasalah, internet tidak bisa membuka website
DNS Error, DNS Server, MikroTik, Windows, Troubleshooting Internet, Jaringan Komputer, DNS Cache
Apa Itu DNS Error?
DNS (Domain Name System) adalah sistem yang menerjemahkan nama domain, seperti google.com, menjadi alamat IP yang digunakan perangkat untuk berkomunikasi melalui jaringan.
DNS error terjadi ketika perangkat gagal mendapatkan jawaban DNS yang diperlukan atau menerima jawaban yang tidak sesuai. Akibatnya, website mungkin tidak dapat dibuka meskipun koneksi internet masih aktif.
Masalah DNS dapat terjadi pada komputer, router, server DNS, konfigurasi jaringan, maupun layanan ISP.
Penyebab DNS Error
DNS Server Tidak Merespons
Server DNS mungkin sedang mengalami gangguan, tidak dapat dijangkau, atau merespons terlalu lambat.
Konfigurasi DNS Salah
Alamat DNS pada komputer, router, atau DHCP server mungkin tidak sesuai. Perangkat juga bisa menerima konfigurasi DNS yang sudah tidak dapat digunakan.
Cache DNS Bermasalah
Komputer menyimpan hasil pencarian DNS untuk mempercepat akses website. Cache yang sudah tidak sesuai dapat menyebabkan perangkat menggunakan informasi lama sampai cache tersebut diperbarui atau kedaluwarsa.
Koneksi Internet Bermasalah
Jika koneksi ke gateway atau internet terputus, permintaan DNS ke server eksternal juga dapat gagal. Karena itu, jangan langsung menyimpulkan bahwa DNS adalah penyebab sebelum memeriksa koneksi jaringan.
Domain Tidak Ditemukan
Jika nama domain salah ketik, domain tidak tersedia, atau catatan DNS-nya tidak ada, server DNS dapat mengembalikan jawaban seperti NXDOMAIN.
Firewall atau VPN Mengganggu DNS
Firewall, VPN, proxy, atau perangkat lunak keamanan tertentu dapat mengubah atau membatasi permintaan DNS. Periksa konfigurasi yang berkaitan tanpa menonaktifkan perlindungan keamanan secara menyeluruh.
Cara Mengatasi DNS Error di Windows
Periksa Koneksi Internet
Buka Command Prompt dan jalankan:
ipconfig
Periksa alamat IPv4 dan Default Gateway. Selanjutnya, uji koneksi ke gateway dengan mengganti alamat contoh sesuai jaringan Anda:
ping 192.168.1.1
Kemudian uji koneksi ke alamat IP publik:
ping 1.1.1.1
Jika gateway tidak dapat dijangkau, periksa jaringan lokal. Jika gateway berhasil tetapi IP publik tidak dapat dijangkau, periksa jalur WAN atau koneksi ISP. Perlu diingat bahwa beberapa tujuan tidak merespons ping meskipun layanannya dapat diakses.
Uji Resolusi DNS
Jalankan perintah:
nslookup google.com
Perhatikan server DNS yang digunakan dan apakah alamat IP berhasil ditemukan.
Untuk membandingkan hasilnya, Anda dapat menguji resolver publik secara langsung:
nslookup google.com 1.1.1.1
Jika permintaan pertama gagal tetapi permintaan langsung ke resolver publik berhasil, kemungkinan masalah berkaitan dengan DNS yang dikonfigurasi pada perangkat atau jaringan. Namun, pengujian langsung dapat diblokir oleh firewall atau kebijakan jaringan.
Bersihkan Cache DNS
Buka Command Prompt sebagai administrator, lalu jalankan:
ipconfig /flushdns
Perintah ini membersihkan cache resolver DNS pada Windows. Setelah itu, coba buka kembali website yang bermasalah.
Perbarui Konfigurasi IP
Jika komputer menerima konfigurasi DHCP yang tidak sesuai, Anda dapat mencoba memperbarui alamat IP:
ipconfig /release
ipconfig /renew
Perintah ini dapat memutus koneksi sementara dan hanya sesuai untuk adapter yang menggunakan DHCP. Jangan gunakan secara sembarangan pada koneksi dengan alamat IP statis.
Periksa Pengaturan DNS
Pada pengaturan jaringan Windows, periksa apakah alamat DNS diperoleh otomatis dari jaringan atau diatur secara manual.
Jika jaringan mengharuskan DNS internal, misalnya pada kantor atau domain perusahaan, gunakan server DNS yang ditentukan administrator.
Untuk pengujian pada jaringan pribadi yang mengizinkan resolver publik, Anda dapat mencoba:
Cloudflare DNS:
1.1.1.1dan1.0.0.1Google Public DNS:
8.8.8.8dan8.8.4.4
Jangan mengganti DNS internal kantor dengan DNS publik tanpa izin karena layanan internal atau kebijakan keamanan dapat bergantung pada DNS tersebut.
Cara Mengatasi DNS Error pada MikroTik
Jika MikroTik berfungsi sebagai router, periksa konfigurasi DNS melalui Terminal atau WinBox.
Periksa Konfigurasi DNS
Jalankan:
/ip dns print
Periksa alamat server DNS, status konfigurasi, dan pengaturan allow-remote-requests.
Jika router menggunakan resolver eksternal, pastikan server DNS dapat dijangkau melalui koneksi WAN.
Uji Resolusi DNS dari MikroTik
Jalankan:
/ping 1.1.1.1 count=5
/ping google.com count=5
Jika pengujian ke alamat IP berhasil tetapi pengujian nama domain gagal, periksa DNS pada MikroTik.
Hasil ping tetap perlu dipertimbangkan bersama pengujian lain karena sebagian tujuan dapat membatasi respons ICMP.
Atur DNS Server pada MikroTik
Sebagai contoh, pada jaringan yang memang diizinkan menggunakan resolver publik, konfigurasi dapat dilakukan dengan:
/ip dns set servers=1.1.1.1,8.8.8.8
Gunakan konfigurasi tersebut hanya jika sesuai dengan kebijakan jaringan. Jika ISP atau organisasi mewajibkan resolver tertentu, pertahankan alamat DNS yang telah ditentukan.
Periksa DNS untuk Client
Jika komputer klien menggunakan MikroTik sebagai DNS, periksa pengaturan DHCP server dan network:
/ip dhcp-server network print detail
Pastikan alamat DNS yang diberikan kepada klien sesuai dengan desain jaringan.
Jika klien diarahkan menggunakan IP router sebagai DNS, pastikan layanan DNS pada MikroTik menerima permintaan dari jaringan internal yang diizinkan.
Periksa Pengaturan Remote DNS
Jika MikroTik digunakan sebagai resolver bagi klien, pengaturan berikut dapat diperlukan:
/ip dns set allow-remote-requests=yes
Penting: Aktifkan pengaturan ini hanya jika router memang akan melayani permintaan DNS klien. Pastikan akses dari jaringan WAN dibatasi melalui firewall agar router tidak menjadi open resolver yang dapat disalahgunakan.
Jika pengaturan sudah aktif, tidak perlu mengubahnya tanpa alasan yang jelas.
Tabel Troubleshooting DNS Error
| Gejala | Kemungkinan penyebab | Pemeriksaan |
|---|---|---|
| Semua website gagal dibuka | DNS atau koneksi internet bermasalah | ping gateway, uji IP publik, nslookup |
| IP publik dapat dijangkau tetapi domain gagal | DNS tidak merespons atau konfigurasi salah | nslookup ke DNS yang digunakan |
| Hanya satu domain yang gagal | Domain, catatan DNS, atau server tujuan bermasalah | Uji domain lain dan periksa jawaban DNS |
| Satu komputer mengalami error | Cache atau konfigurasi adapter | ipconfig /flushdns, periksa DNS adapter |
| Semua klien mengalami error | DNS router, DHCP, atau resolver jaringan | Periksa konfigurasi DNS MikroTik |
| Website menampilkan NXDOMAIN | Domain tidak ditemukan oleh resolver | Periksa ejaan domain dan hasil nslookup |
Tabel ini merupakan panduan awal. Pastikan hasil pengujian mendukung diagnosis sebelum mengubah konfigurasi.
Tips Mencegah DNS Error
Gunakan server DNS yang stabil dan sesuai kebutuhan jaringan.
Pastikan DHCP memberikan konfigurasi DNS yang benar.
Dokumentasikan alamat DNS internal dan eksternal.
Pantau koneksi router ke resolver DNS.
Hindari membuka layanan DNS router ke internet tanpa pembatasan.
Periksa konfigurasi VPN, firewall, dan proxy jika error hanya terjadi pada aplikasi tertentu.
Setelah perubahan DNS, lakukan pengujian kembali dari router dan komputer klien.
Kesimpulan
DNS error dapat disebabkan oleh server DNS yang tidak merespons, konfigurasi yang salah, cache lama, gangguan koneksi internet, atau masalah pada domain tujuan.
Mulailah dengan memeriksa koneksi gateway dan IP publik, lalu gunakan nslookup untuk mengetahui apakah resolusi nama domain berjalan dengan baik. Pada jaringan MikroTik, periksa konfigurasi DNS, DHCP, serta akses DNS untuk klien.
Dengan troubleshooting yang terarah, masalah DNS dapat ditangani tanpa harus melakukan reset router atau mengubah konfigurasi jaringan secara sembarangan.
Portalid menyediakan tutorial praktis tentang internet, jaringan komputer, MikroTik, dan troubleshooting untuk membantu pengguna serta administrator mengelola jaringan secara lebih stabil dan aman.