Cara Memeriksa Kesehatan HDD dan SSD di Windows

Pelajari cara memeriksa kesehatan HDD dan SSD di Windows menggunakan CMD, PowerShell, SMART, dan aplikasi pengecekan disk.
Portalid

Cara Memeriksa Kesehatan HDD dan SSD di Windows

Pelajari cara memeriksa kesehatan HDD dan SSD di Windows menggunakan CMD, PowerShell, SMART, dan aplikasi pengecekan disk.

Cara Memeriksa Kesehatan HDD dan SSD di Windows

Windows, Windows Server, HDD, SSD, Hard Disk, Storage, CMD, PowerShell, SMART, Troubleshooting

Pendahuluan

HDD dan SSD merupakan perangkat penyimpanan yang berfungsi menyimpan sistem operasi, aplikasi, dokumen, serta data penting pada komputer atau laptop. Kondisi penyimpanan yang bermasalah dapat menyebabkan komputer lambat, file sulit dibuka, sistem mengalami error, hingga Windows gagal melakukan booting.

Karena itu, penting untuk mengetahui cara memeriksa kesehatan HDD dan SSD secara berkala. Windows menyediakan sejumlah fitur bawaan untuk memeriksa status disk, sedangkan aplikasi diagnostik dapat memberikan informasi tambahan seperti suhu, atribut SMART, dan tingkat keausan SSD.

Pada artikel Portalid ini, kita akan membahas cara memeriksa kesehatan HDD dan SSD menggunakan Settings, PowerShell, CMD, serta aplikasi diagnostik disk.

Apa Itu Kesehatan HDD dan SSD?

Kesehatan HDD dan SSD menggambarkan kondisi perangkat penyimpanan berdasarkan indikator diagnostik yang tersedia.

HDD (Hard Disk Drive) menggunakan piringan magnetis dan komponen mekanis untuk menyimpan data. Kerusakan mekanis, sektor bermasalah, atau gangguan lainnya dapat memengaruhi keandalannya.

SSD (Solid State Drive) menggunakan memori flash tanpa komponen mekanis yang bergerak. SSD memiliki indikator kesehatan yang dapat berkaitan dengan keausan memori, jumlah data yang ditulis, dan parameter yang disediakan oleh produsennya.

Pemeriksaan kesehatan disk membantu mendeteksi tanda-tanda masalah, tetapi tidak dapat menjamin perangkat akan selalu berfungsi normal.

Tanda-Tanda HDD atau SSD Bermasalah

Berikut beberapa gejala yang perlu diperhatikan:

  • Komputer sering mengalami freeze atau hang.

  • Proses membuka file terasa jauh lebih lambat.

  • File rusak atau tidak dapat dibuka.

  • Windows sering mengalami error saat membaca atau menulis data.

  • HDD mengeluarkan bunyi klik yang tidak biasa.

  • SSD terdeteksi sesekali atau sering terputus.

  • Muncul peringatan kesehatan disk dari Windows atau aplikasi diagnostik.

  • Komputer mengalami blue screen yang diduga berkaitan dengan penyimpanan.

Gejala tersebut tidak selalu berarti HDD atau SSD rusak. Masalah juga dapat disebabkan oleh kabel, konektor, driver, sistem operasi, atau komponen lainnya.

Jika data penting mulai sulit diakses, prioritaskan penyelamatan data dan backup sebelum menjalankan pengujian yang berat.

Cara Memeriksa Kesehatan Disk Melalui Windows

Pada beberapa versi Windows 10 dan Windows 11, informasi kesehatan penyimpanan dapat dilihat melalui Settings.

Langkah-langkahnya:

  1. Buka Settings.

  2. Pilih System.

  3. Pilih Storage.

  4. Buka Advanced storage settings.

  5. Pilih Disks & volumes.

  6. Pilih disk yang ingin diperiksa, kemudian buka Properties jika tersedia.

Pada perangkat dan jenis disk yang didukung, Windows dapat menampilkan informasi kesehatan tertentu. Ketersediaan informasi seperti sisa perkiraan umur SSD atau peringatan suhu bergantung pada perangkat, driver, koneksi, dan dukungan firmware.

Jika informasi kesehatan tidak muncul, gunakan metode lain di bawah ini.

Cara Cek Kesehatan HDD dan SSD Menggunakan PowerShell

PowerShell dapat digunakan untuk membaca status kesehatan penyimpanan yang dilaporkan oleh Windows dan perangkat yang mendukungnya.

Memeriksa status kesehatan disk

Buka PowerShell, kemudian jalankan:

Get-PhysicalDisk |
    Select-Object FriendlyName, MediaType, HealthStatus, OperationalStatus, Size

Penjelasan kolom:

  • FriendlyName: nama atau model perangkat.

  • MediaType: jenis media, misalnya HDD atau SSD, jika terdeteksi.

  • HealthStatus: status kesehatan yang dilaporkan sistem.

  • OperationalStatus: status operasional perangkat.

  • Size: kapasitas perangkat.

Jika HealthStatus menunjukkan Healthy, artinya perangkat melaporkan status kesehatan yang baik melalui mekanisme Windows. Namun, hal ini bukan jaminan bahwa perangkat bebas dari kerusakan atau kegagalan mendadak.

Jika perintah tidak menampilkan disk atau hasilnya tidak lengkap, perangkat penyimpanan tertentu mungkin tidak mendukung pelaporan melalui antarmuka yang digunakan Windows.

Melihat daftar disk yang terdeteksi

Jalankan:

Get-Disk |
    Select-Object Number, FriendlyName, HealthStatus, OperationalStatus, PartitionStyle, Size

Perintah ini membantu memeriksa disk yang terdeteksi oleh Windows, termasuk status operasional dan kapasitasnya.

Memeriksa status prediksi kegagalan

Pada perangkat yang mendukung pelaporan prediksi kegagalan, jalankan:

Get-CimInstance -Namespace root\wmi -ClassName MSStorageDriver_FailurePredictStatus

Perintah ini membaca informasi prediksi kegagalan yang tersedia melalui provider penyimpanan Windows. Tidak semua perangkat, terutama sebagian SSD NVMe atau perangkat melalui USB, menyediakan informasi tersebut melalui kelas ini.

Jika hasil tidak tersedia atau perintah gagal, jangan langsung menyimpulkan disk rusak. Gunakan aplikasi diagnostik yang sesuai dengan model perangkat.

Cara Memeriksa HDD dan SSD Menggunakan CMD

CMD dapat digunakan untuk memeriksa sistem file dan status tertentu pada media penyimpanan.

Memeriksa status disk melalui WMIC

Pada beberapa sistem Windows yang masih menyediakan WMIC, buka CMD dan jalankan:

wmic diskdrive get model,status

Perintah tersebut menampilkan model disk dan status yang dilaporkan oleh mekanisme WMI lama.

Perlu diketahui bahwa WMIC sudah tidak tersedia secara default pada sejumlah versi Windows modern. Jika perintah tidak dikenali, gunakan PowerShell atau aplikasi diagnostik produsen.

Status OK juga bukan bukti bahwa disk sepenuhnya sehat. Pemeriksaan ini tidak menggantikan analisis SMART yang lengkap.

Memeriksa kesalahan sistem file

Untuk memeriksa sistem file pada drive C:

chkdsk C:

Ganti C: dengan huruf drive yang ingin diperiksa.

Perintah ini memeriksa informasi sistem file dan melaporkan kesalahan yang ditemukan. Pemeriksaan biasa tidak sama dengan pengujian fisik menyeluruh terhadap seluruh media penyimpanan.

Jika Windows melaporkan masalah sistem file, baca hasilnya terlebih dahulu sebelum melakukan perbaikan.

Memeriksa dan memperbaiki sistem file

Untuk memeriksa sekaligus memperbaiki kesalahan sistem file, tersedia perintah:

chkdsk C: /f

Opsi /f meminta CHKDSK memperbaiki kesalahan sistem file. Jika drive sedang digunakan, Windows mungkin meminta penjadwalan pemeriksaan saat komputer dinyalakan kembali.

Penting: Pastikan data penting telah dicadangkan sebelum melakukan perbaikan, terutama jika disk menunjukkan gejala kegagalan fisik.

Hindari langsung menjalankan pemindaian berat dengan opsi /r pada HDD atau SSD yang dicurigai mengalami kerusakan fisik sebelum menyelamatkan data. Aktivitas baca yang intensif dapat menambah beban pada perangkat yang sedang gagal.

Cara Memeriksa SMART HDD dan SSD

SMART (Self-Monitoring, Analysis and Reporting Technology) adalah mekanisme pemantauan yang digunakan oleh banyak perangkat penyimpanan untuk melaporkan kondisi operasional dan indikator yang berkaitan dengan kemungkinan kegagalan.

Atribut yang tersedia berbeda-beda menurut jenis perangkat dan produsennya.

Pada HDD, beberapa indikator yang dapat diperhatikan meliputi:

  • Reallocated Sector Count.

  • Current Pending Sector Count.

  • Offline Uncorrectable Sector Count.

  • Suhu perangkat.

  • Jumlah jam operasional.

Pada SSD, informasi yang mungkin tersedia meliputi:

  • Persentase keausan atau sisa daya tahan.

  • Total data yang telah ditulis.

  • Media and Data Integrity Errors.

  • Available Spare.

  • Suhu perangkat.

Nama atribut, ambang batas, dan cara penafsirannya dapat berbeda antara HDD, SATA SSD, dan NVMe SSD.

Menggunakan aplikasi diagnostik

Anda dapat menggunakan aplikasi berikut untuk memperoleh informasi lebih lengkap:

  • CrystalDiskInfo: menampilkan berbagai informasi SMART, suhu, dan status perangkat yang didukung.

  • SeaTools: alat diagnostik untuk perangkat Seagate yang kompatibel.

  • Western Digital Dashboard: utilitas untuk model penyimpanan WD yang didukung.

  • Samsung Magician: alat pemantauan dan pengelolaan SSD Samsung yang kompatibel.

Unduh aplikasi dari situs resmi pengembang atau produsen perangkat. Tidak semua aplikasi mendukung setiap model, antarmuka USB, atau controller penyimpanan.

Cara Mengetahui Apakah SSD Mulai Aus

SSD menggunakan memori flash yang memiliki batas siklus penulisan. Karena itu, sebagian SSD menyediakan indikator keausan atau perkiraan sisa daya tahan.

Contoh informasi yang dapat ditemukan pada aplikasi diagnostik:

IndikatorKeterangan
Health atau Remaining LifePerkiraan kondisi atau sisa daya tahan berdasarkan metode produsen
Percentage UsedPersentase pemakaian daya tahan yang dilaporkan perangkat, jika tersedia
Total Host WritesJumlah data yang telah ditulis oleh host
TemperatureSuhu perangkat saat dibaca
Media ErrorsKesalahan media atau integritas data yang dilaporkan perangkat

Nilai dan nama indikator tidak selalu sama pada setiap SSD. Persentase kesehatan juga bukan hitung mundur pasti menuju kerusakan.

SSD dengan indikator kesehatan baik tetap dapat gagal secara mendadak, sehingga backup rutin tetap diperlukan.

Cara Mengetahui Apakah HDD Mengalami Bad Sector

Bad sector adalah bagian media penyimpanan yang tidak dapat dibaca atau ditulis dengan benar. Pada HDD, sektor bermasalah dapat berkaitan dengan kondisi media fisik.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  1. Cadangkan data penting.

  2. Jalankan chkdsk untuk memeriksa sistem file.

  3. Gunakan aplikasi diagnostik produsen untuk menguji perangkat.

  4. Periksa atribut SMART yang relevan, jika tersedia.

  5. Perhatikan apakah kesalahan terus bertambah atau masalah berulang.

CHKDSK dapat melaporkan sektor buruk atau menandai cluster tertentu yang tidak dapat digunakan, tetapi hasilnya bukan pengganti pemeriksaan SMART atau diagnostik perangkat keras.

Jika HDD mengeluarkan bunyi klik berulang, sering terputus, atau mengalami penurunan kinerja ekstrem, hindari pengujian berulang. Jika data sangat penting, pertimbangkan bantuan pemulihan data profesional.

Cara Memeriksa Suhu HDD dan SSD

Suhu perangkat dapat membantu mengidentifikasi kondisi operasional yang tidak ideal. Namun, rentang suhu yang sesuai bergantung pada spesifikasi perangkat.

Untuk memeriksa suhu:

  1. Buka aplikasi diagnostik yang mendukung model disk.

  2. Cari informasi Temperature atau Drive Temperature.

  3. Bandingkan hasil dengan batas operasional resmi dari produsen.

  4. Pastikan aliran udara dan pendinginan komputer berfungsi dengan baik jika suhu terlalu tinggi.

Tidak semua HDD dan SSD melaporkan suhu melalui Windows. Jika informasi tidak tersedia, periksa utilitas resmi produsen atau dokumentasi perangkat.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Kesehatan Disk Buruk?

Jika aplikasi menunjukkan status peringatan, kesalahan media meningkat, atau Windows melaporkan masalah penyimpanan, lakukan langkah berikut:

Prioritaskan backup. Salin dokumen, foto, dan file penting ke media lain yang sehat. Jika disk menunjukkan gejala kerusakan fisik, kurangi aktivitas penggunaan dan hindari pemindaian berat.

Periksa koneksi. Untuk disk eksternal, periksa kabel, port USB, dan catu daya. Untuk disk internal, pemeriksaan kabel atau konektor sebaiknya dilakukan setelah komputer dimatikan dan sumber listrik dilepas, dengan prosedur yang aman.

Jalankan diagnostik resmi. Gunakan alat yang sesuai dengan merek dan model perangkat.

Pertimbangkan penggantian. Jika perangkat melaporkan kegagalan, mengalami kesalahan yang terus meningkat, atau sering kehilangan koneksi, siapkan penggantian setelah data diamankan.

Jangan mengandalkan satu indikator. Status SMART, hasil CHKDSK, suhu, dan gejala penggunaan perlu dinilai bersama-sama.

Tips Menjaga HDD dan SSD Tetap Sehat

Untuk membantu memperpanjang masa penggunaan perangkat penyimpanan:

  • Lakukan backup secara berkala.

  • Hindari benturan pada laptop yang menggunakan HDD mekanis.

  • Pastikan ventilasi komputer tidak terhalang.

  • Gunakan shutdown dan restart secara normal.

  • Jaga ruang kosong yang memadai pada SSD sesuai rekomendasi produsen.

  • Hindari mematikan komputer secara paksa jika tidak diperlukan.

  • Pantau peringatan SMART dan log kesalahan penyimpanan.

  • Gunakan firmware dan driver yang sesuai dengan rekomendasi produsen.

  • Ganti perangkat jika menunjukkan tanda kegagalan yang serius.

Tidak ada metode yang dapat menjamin HDD atau SSD bebas dari kerusakan. Backup adalah perlindungan utama terhadap kehilangan data.

Kesimpulan

Cara memeriksa kesehatan HDD dan SSD di Windows dapat dilakukan melalui PowerShell, CMD, fitur Settings, serta aplikasi diagnostik yang mendukung perangkat.

PowerShell dapat menampilkan status disk, sedangkan CMD menyediakan perintah seperti chkdsk untuk memeriksa sistem file. Untuk mengetahui atribut SMART, suhu, dan indikator keausan SSD secara lebih terperinci, gunakan aplikasi diagnostik yang sesuai dengan model perangkat.

Jika ditemukan peringatan kesehatan atau gejala kerusakan, prioritaskan backup sebelum menjalankan pemeriksaan atau perbaikan yang lebih berat.

Portalid menyediakan tutorial praktis seputar Windows, Windows Server, jaringan komputer, server, dan teknologi digital untuk membantu pengguna melakukan perawatan serta troubleshooting perangkat secara lebih terarah.

إرسال تعليق

Gunakan formulir komentar untuk menyampaikan pertanyaan, memberikan masukan, atau berbagi pengalaman terkait artikel ini. Harap gunakan bahasa yang sopan dan relevan.