Apa Itu DNS Error?

Cara mengatasi DNS Error pada Windows dengan mudah. Pelajari penyebab DNS bermasalah, cara flush DNS, mengganti DNS, dan memperbaiki koneksi internet.
Portalid

Cara Mengatasi DNS Error pada Windows: Penyebab dan Solusi

Cara mengatasi DNS Error pada Windows dengan mudah. Pelajari penyebab DNS bermasalah, cara flush DNS, mengganti DNS, dan memperbaiki koneksi internet.

Pendahuluan

DNS Error merupakan salah satu masalah jaringan yang sering terjadi pada komputer Windows. Kondisi ini biasanya ditandai dengan website yang tidak dapat dibuka meskipun koneksi internet terlihat terhubung.

Contohnya, komputer masih dapat melakukan ping ke IP Address seperti 8.8.8.8, tetapi ketika membuka domain seperti google.com, koneksi gagal.

Masalah tersebut dapat terjadi karena DNS Server bermasalah, cache DNS rusak, konfigurasi jaringan tidak tepat, router mengalami gangguan, atau DNS dari ISP sedang mengalami masalah.

Artikel Portalid ini membahas cara mengetahui penyebab DNS Error pada Windows serta langkah memperbaikinya secara bertahap.

Apa Itu DNS Error?

DNS atau Domain Name System berfungsi menerjemahkan nama domain menjadi IP Address.

Contohnya:

google.com
      ↓
DNS Server
      ↓
142.250.x.x

Tanpa proses DNS, komputer harus mengetahui IP Address setiap website yang ingin diakses.

DNS Error terjadi ketika komputer gagal melakukan proses resolusi nama domain menjadi IP Address.

Ciri-Ciri DNS Bermasalah

Beberapa tanda DNS Error pada Windows antara lain:

  • Website tidak dapat dibuka.

  • Muncul pesan DNS_PROBE_FINISHED_NXDOMAIN.

  • Muncul pesan DNS_PROBE_STARTED.

  • Browser menampilkan This site can't be reached.

  • Website tertentu tidak dapat diakses.

  • Ping ke IP Address berhasil tetapi ping domain gagal.

  • Internet terlihat terhubung tetapi browsing tidak berjalan.

  • Aplikasi tertentu gagal terhubung ke server.

Salah satu pengujian paling sederhana adalah membandingkan ping ke IP dan domain.

Tes Koneksi ke IP Address

Buka Command Prompt (CMD) kemudian jalankan:

ping 8.8.8.8

Jika mendapatkan:

Reply from 8.8.8.8

berarti koneksi IP kemungkinan masih berjalan.

Kemudian lakukan:

ping google.com

Jika ping IP berhasil tetapi domain gagal, masalah dapat mengarah ke DNS.

Namun, perlu diperhatikan bahwa sebagian server dapat membatasi atau menonaktifkan respons terhadap ICMP/ping. Jadi hasil ping bukan satu-satunya indikator.

Cek DNS dengan NSLOOKUP

Windows menyediakan perintah nslookup untuk menguji DNS.

Jalankan:

nslookup google.com

Jika DNS berfungsi, akan muncul informasi seperti:

Server:
Address:

Non-authoritative answer:
Name:
Addresses:

Jika terjadi masalah DNS, nslookup dapat menampilkan error atau gagal mendapatkan jawaban.

Perintah ini sangat berguna untuk membedakan masalah koneksi internet dengan masalah DNS.

Flush DNS Cache

Salah satu solusi pertama yang dapat dicoba adalah membersihkan cache DNS Windows.

Buka CMD sebagai Administrator kemudian jalankan:

ipconfig /flushdns

Jika berhasil, Windows biasanya menampilkan:

Successfully flushed the DNS Resolver Cache.

Setelah itu, coba buka kembali website yang sebelumnya mengalami masalah.

Renew IP Address

Jika flush DNS belum menyelesaikan masalah, perbarui konfigurasi IP dari DHCP.

Jalankan:

ipconfig /release

Kemudian:

ipconfig /renew

Setelah itu:

ipconfig

Pastikan komputer mendapatkan IP Address, Subnet Mask, dan Default Gateway yang sesuai.

Restart Winsock

Masalah pada komponen jaringan Windows juga dapat menyebabkan koneksi DNS terganggu.

Buka CMD sebagai Administrator:

netsh winsock reset

Kemudian restart komputer.

Setelah Windows menyala kembali, lakukan pengujian:

nslookup google.com

Reset TCP/IP

Jika masalah masih terjadi, lakukan reset TCP/IP:

netsh int ip reset

Kemudian restart Windows.

Setelah restart, periksa kembali konfigurasi:

ipconfig

dan lakukan:

ping 8.8.8.8

serta:

nslookup google.com

Ganti DNS Server

Jika DNS dari jaringan atau ISP bermasalah, Anda dapat mencoba DNS Server alternatif.

Contoh DNS publik:

Google DNS
8.8.8.8
8.8.4.4

Contoh lainnya:

Cloudflare DNS
1.1.1.1
1.0.0.1

Untuk mengubah DNS di Windows, buka:

Control Panel
→ Network and Internet
→ Network and Sharing Center
→ Change adapter settings

Kemudian klik kanan adapter jaringan:

Properties
→ Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)
→ Properties

Pilih:

Use the following DNS server addresses

Kemudian masukkan DNS yang ingin digunakan.

Contoh:

Preferred DNS:
1.1.1.1

Alternate DNS:
1.0.0.1

Setelah menyimpan konfigurasi, jalankan:

ipconfig /flushdns

Kemudian tes kembali koneksi.

Periksa DNS yang Digunakan Windows

Jalankan:

ipconfig /all

Cari bagian:

DNS Servers

Contoh:

DNS Servers . . . . . . : 192.168.1.1

Artinya komputer menggunakan router atau gateway sebagai DNS Resolver.

Jika DNS diarahkan ke router, masalah DNS juga dapat berasal dari router atau konfigurasi DNS forwarding.

Periksa Default Gateway

DNS membutuhkan koneksi jaringan yang benar.

Jalankan:

ipconfig

Periksa:

Default Gateway

Contoh:

Default Gateway . . . . : 192.168.1.1

Kemudian tes:

ping 192.168.1.1

Jika gateway tidak dapat dijangkau, jangan langsung fokus pada DNS karena masalah kemungkinan berada pada koneksi LAN, WiFi, VLAN, atau router.

Periksa DNS Router

Pada banyak jaringan, komputer menggunakan router sebagai DNS Server.

Contoh:

PC
 ↓
192.168.1.1
 ↓
DNS Forwarder
 ↓
Internet DNS

Jika router mengalami masalah DNS forwarding, seluruh client dapat mengalami DNS Error.

Restart router dan periksa konfigurasi DNS jika diperlukan.

DNS pada MikroTik

Jika jaringan menggunakan MikroTik, periksa:

IP → DNS

Pastikan DNS Server dikonfigurasi dengan benar.

Contoh:

Servers:
1.1.1.1
8.8.8.8

Jika client menggunakan MikroTik sebagai DNS Resolver, periksa opsi:

Allow Remote Requests

Jika opsi tersebut digunakan untuk melayani client LAN, pastikan konfigurasi firewall tidak menghalangi akses DNS dari jaringan internal.

Tes DNS pada MikroTik

DNS dapat diuji dari terminal MikroTik menggunakan perintah yang sesuai dengan versi RouterOS dan konfigurasi perangkat.

Anda juga dapat menguji koneksi dari sisi MikroTik dengan:

ping 8.8.8.8

Jika MikroTik dapat mengakses internet tetapi client tidak dapat melakukan resolusi DNS, periksa konfigurasi DNS dan firewall pada MikroTik.

Periksa Firewall

Firewall Windows atau firewall pada router dapat mengganggu komunikasi DNS.

DNS umumnya menggunakan:

UDP 53

dan pada kondisi tertentu dapat menggunakan:

TCP 53

Jangan langsung mematikan firewall secara permanen. Jika perlu melakukan pengujian, lakukan secara terkontrol dan aktifkan kembali setelah selesai.

Matikan VPN atau Proxy

VPN dan Proxy dapat mengubah jalur serta DNS yang digunakan komputer.

Jika DNS Error muncul setelah menggunakan VPN, coba:

  • Disconnect VPN.

  • Matikan Proxy.

  • Restart browser.

  • Jalankan ipconfig /flushdns.

  • Tes kembali menggunakan nslookup.

Pada Windows, pengaturan Proxy dapat diperiksa melalui pengaturan jaringan sistem.

Coba Browser Lain

Jika hanya satu browser yang mengalami masalah, kemungkinan masalah tidak berada pada DNS sistem.

Coba:

Chrome
Firefox
Edge

Jika website dapat dibuka pada browser lain, periksa:

  • DNS cache browser.

  • Extension.

  • Proxy.

  • Secure DNS.

  • Konfigurasi browser.

Cek File Hosts Windows

Windows memiliki file hosts yang dapat memengaruhi resolusi domain.

Lokasinya:

C:\Windows\System32\drivers\etc\hosts

Jika terdapat entri yang tidak semestinya, domain tertentu dapat diarahkan ke IP yang salah atau diblokir.

Contoh:

127.0.0.1 example.com

Konfigurasi seperti ini dapat membuat domain tidak dapat diakses.

Jangan menghapus entri secara sembarangan. Periksa terlebih dahulu apakah entri tersebut memang diperlukan.

Bedakan DNS Error dengan Internet Putus

Tidak semua masalah browsing merupakan DNS Error.

Gunakan pengujian sederhana:

Ping Gateway
      ↓
Ping IP Internet
      ↓
NSLOOKUP Domain
      ↓
Buka Website

Contoh:

ping 192.168.1.1

Kemudian:

ping 8.8.8.8

Lalu:

nslookup google.com

Interpretasinya secara umum:

HasilKemungkinan Masalah
Gateway gagalLAN/WiFi/router
Gateway berhasil, IP internet gagalRouting/Internet/ISP
IP internet berhasil, DNS gagalDNS
DNS berhasil, website tertentu gagalWebsite, browser, firewall, atau routing
Semua berhasilKemungkinan masalah aplikasi/browser

Jika DNS Hanya Bermasalah pada Satu Komputer

Jika komputer lain dalam jaringan dapat membuka website tetapi satu komputer mengalami DNS Error, fokuskan pemeriksaan pada komputer tersebut.

Periksa:

  • IP Address.

  • DNS Server.

  • DNS Cache.

  • Adapter jaringan.

  • VPN.

  • Proxy.

  • Browser.

  • Firewall.

  • File Hosts.

  • Driver jaringan.

Jangan langsung mengubah konfigurasi router jika hanya satu client yang bermasalah.

Jika Semua Perangkat Mengalami DNS Error

Jika seluruh komputer dan smartphone dalam jaringan mengalami masalah yang sama, periksa perangkat jaringan utama.

Fokus pada:

Router
MikroTik
DNS Forwarder
DHCP Server
Firewall
ISP

Periksa apakah DHCP memberikan DNS Server yang benar kepada client.

Kesalahan yang Sering Dilakukan

Menganggap semua masalah internet adalah DNS

Jika gateway tidak dapat dijangkau, mengganti DNS tidak akan menyelesaikan masalah.

Mengganti DNS tanpa melakukan pengujian

Gunakan nslookup untuk mengetahui apakah memang terjadi masalah resolusi DNS.

Mematikan firewall secara permanen

Firewall sebaiknya tetap aktif dan dikonfigurasi sesuai kebutuhan.

Mengubah DNS router tanpa dokumentasi

Catat konfigurasi sebelum melakukan perubahan.

Mengabaikan DHCP

Jika DHCP memberikan DNS Server yang salah, masalah dapat terjadi pada banyak perangkat sekaligus.

Urutan Troubleshooting DNS

Gunakan urutan berikut:

Cek koneksi jaringan
       ↓
Cek Default Gateway
       ↓
Ping IP Internet
       ↓
nslookup domain
       ↓
Flush DNS
       ↓
Renew IP
       ↓
Cek DNS Server
       ↓
Coba DNS alternatif
       ↓
Cek VPN / Proxy
       ↓
Cek Router / MikroTik
       ↓
Cek ISP

Urutan ini membantu menentukan apakah masalah berasal dari komputer, jaringan lokal, router, DNS Server, atau ISP.

Tips Mencegah DNS Error

Agar masalah DNS tidak sering terjadi:

  • Gunakan DNS Server yang stabil.

  • Pastikan DHCP memberikan DNS yang benar.

  • Dokumentasikan konfigurasi DNS.

  • Periksa konfigurasi DNS MikroTik.

  • Hindari DHCP Server ganda.

  • Monitor router dan koneksi internet.

  • Periksa VPN dan Proxy jika digunakan.

  • Bersihkan DNS cache saat diperlukan.

  • Gunakan DNS alternatif sebagai bagian dari troubleshooting.

  • Pastikan firewall tidak memblokir komunikasi DNS.

Kesimpulan

DNS Error pada Windows terjadi ketika komputer mengalami masalah dalam menerjemahkan nama domain menjadi IP Address. Penyebabnya dapat berasal dari DNS Server, cache DNS, konfigurasi Windows, router, MikroTik, VPN, Proxy, firewall, maupun ISP.

Langkah troubleshooting dapat dimulai dengan ipconfig, ping, dan nslookup. Jika masalah ditemukan pada DNS, Anda dapat mencoba ipconfig /flushdns, memperbarui IP Address, melakukan reset jaringan, atau menggunakan DNS alternatif.

Yang terpenting, jangan langsung mengganti DNS sebelum memastikan bahwa koneksi ke gateway dan internet memang berjalan. Dengan melakukan pengujian secara berurutan, sumber DNS Error akan lebih mudah ditemukan.

SEO Artikel

SEO Title: Cara Mengatasi DNS Error pada Windows: Penyebab dan Solusi

Meta Description: Cara mengatasi DNS Error pada Windows dengan mudah. Pelajari penyebab DNS bermasalah, cara flush DNS, mengganti DNS, dan memperbaiki koneksi internet.

Slug: cara-mengatasi-dns-error-pada-windows

Keyword Utama: cara mengatasi DNS Error pada Windows

Keyword Turunan:

  • DNS Error Windows

  • cara mengatasi DNS Error

  • DNS tidak berfungsi

  • DNS bermasalah

  • cara flush DNS

  • cara mengganti DNS Windows

  • DNS_PROBE_FINISHED_NXDOMAIN

  • nslookup Windows

  • DNS Server

  • troubleshooting DNS

  • DNS MikroTik

  • internet tidak bisa dibuka

Kategori: Jaringan Komputer

Tags: Troubleshooting Jaringan, Jaringan Komputer, DNS, DNS Error, DNS Server, Windows, Networking, IP Address, DHCP, Gateway, Internet Tidak Bisa, Network Error, MikroTik

إرسال تعليق

Gunakan formulir komentar untuk menyampaikan pertanyaan, memberikan masukan, atau berbagi pengalaman terkait artikel ini. Harap gunakan bahasa yang sopan dan relevan.